Tahukah kamu? Finishing pada furnitur kayu berguna untuk memberi keindahan dan melindungi kayu dari kerusakan. Ada apa aja sih jenis-jenis finishingnya? Yuk, kita simak!

Secara umum yang dimaksud dengan pekerjaan finishing adalah pekerjaan tahap akhir dari suatu proses pembuatan produk furniture/mebel yang akan menentukan tampilan akhir dari mebel tersebut. Pada saat ini proses finishing lebih dikenal sebagai proses aplikasi catProses yang dilakukan adalah melakukan pelapisan cat atau suatu zat ke permukaan kayu.

Jenis-jenis finishing:

  1. Melamic, finishing yang diaplikasikan dengan cara disemprot ini dapat melindungi kayu hingga ke pori-porinya. Sayangnya bahan pelapis ini akan meninggalkan bekas jika terkena air.
  2. HPL, bahan pelapis yang direkatkan pada kayu dengan menggunakan lem. Bersifat anti air dan memiliki berbagai macam tekstur. Hanya saja, jenis finishing ini tidak cukup tahan lama dan mudah patah di ruangan yang lembab.
  3. Duco, jenis finishing yang berbentuk cat dengan berbagai pilihan warna. Walau pengerjaannya relatif lama, pelapis satu ini tetap banyak menjadi pilihan favorit karena daya tahannya yang baik.
  4. Veener, lapisan yang cara pengaplikasiannya mirip dengan HPL, tapi dengan kualitas yang lebih baik. Hanya saja, veneer memiliki harga yang lebih mahal dan juga menuntut tingkat kehati-hatian yang tinggi dalam pemasangannya.
  5. Polyurethane, finishing paling baik yang tahan terhadap panas tinggi dan air. Jenis pelapis yang cocok untuk furnitur kayu outdoor, seperti kusen atau pagar.
  6. Politur, lapisan cat transparan yang mampu mempertajam tampilan serat kayu dan melindunginya dari udara luar dan jamur. Sayangnya finishing satu ini mudah sekali tergores karena benturan.
Categories: Blog

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *